<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Qutilang</title>
	<atom:link href="http://qutilang.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://qutilang.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Jun 2009 07:40:54 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='qutilang.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/f98a5e80c3c1e599f3f41032fd3b455c?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Qutilang</title>
		<link>http://qutilang.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Hari Tutup Tahun Pelajaran</title>
		<link>http://qutilang.wordpress.com/2009/06/26/hari-tutup-tahun-pelajaran/</link>
		<comments>http://qutilang.wordpress.com/2009/06/26/hari-tutup-tahun-pelajaran/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2009 06:21:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qutilang</dc:creator>
				<category><![CDATA[gado-gado]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qutilang.wordpress.com/?p=111</guid>
		<description><![CDATA[Tuhan,
Hari ini adalah hari terakhir tahun pelajaran 2008 /2009
Terimakasih atas jalan panjang yang telah kami lalui
Terimakasih atas setiap pengalaman yang  boleh kami peroleh
Untuk setiap suka maupun duka
Untuk segala untung dan malang
Untuk segala keberhasilan dan kegagalan
 
Terimakasih  dan syukur kepadaMu
Untuk semua atasan – atasan kami
Terimakasih  dan syukur kepadaMu
Untuk semua teman – teman kami
Terimakasih  dan syukur kepadaMu
Untuk semua anak-anak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qutilang.wordpress.com&blog=1822258&post=111&subd=qutilang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tuhan,</p>
<p>Hari ini adalah hari terakhir tahun pelajaran 2008 /2009</p>
<p>Terimakasih atas jalan panjang yang telah kami lalui</p>
<p>Terimakasih atas setiap pengalaman yang  boleh kami peroleh</p>
<p>Untuk setiap suka maupun duka</p>
<p>Untuk segala untung dan malang</p>
<p>Untuk segala keberhasilan dan kegagalan</p>
<p> </p>
<p>Terimakasih  dan syukur kepadaMu</p>
<p>Untuk semua atasan – atasan kami</p>
<p>Terimakasih  dan syukur kepadaMu</p>
<p>Untuk semua teman – teman kami</p>
<p>Terimakasih  dan syukur kepadaMu</p>
<p>Untuk semua anak-anak didik kami</p>
<p> </p>
<p>Terimakasih dan syukur kepadaMu</p>
<p>Karena penyertaanMu dalam melaksanakan pekerjaan kami</p>
<p> </p>
<p>Ampunilah kami</p>
<p>Setiap kami memboroskan waktu dengan percuma</p>
<p>Ampunilah kami</p>
<p>Setiap kami membuang tenaga kami dengan percuma</p>
<p>Ampunilah kami</p>
<p>Atas segala kesalahan dan kelalaian yang kami buat</p>
<p> </p>
<p>Sertailah kami dalam tahun pelajaran 2009 /2010 ini</p>
<p>Bantulah kami menghadapi tahun ini dengan penuh harapan</p>
<p>Terutama bantulah kami supaya kami semakin dekat dengan Engkau.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qutilang.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qutilang.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qutilang.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qutilang.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qutilang.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qutilang.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qutilang.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qutilang.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qutilang.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qutilang.wordpress.com/111/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qutilang.wordpress.com&blog=1822258&post=111&subd=qutilang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qutilang.wordpress.com/2009/06/26/hari-tutup-tahun-pelajaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3547bfa56e11c37618046fad0b9cdc3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qutilang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Biarkan Hati Berbisik.</title>
		<link>http://qutilang.wordpress.com/2009/05/14/biarkan-hati-berbisik/</link>
		<comments>http://qutilang.wordpress.com/2009/05/14/biarkan-hati-berbisik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 May 2009 07:26:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qutilang</dc:creator>
				<category><![CDATA[gado-gado]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qutilang.wordpress.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin dapat undangan sembayangan di rumah tetangga satu kompleks. Walau tidak terlalu dekat kami merencanakan untuk jalan kaki saja,  apalagi si sulungq mau ikut karena di rumah temannya. Pukul 6 sore aq minta tolong ka2ng untuk ngantar aq beli air gallon di toko langganan, sayangnya di sana stock gallon habis, terpaksa kami keliling dulu mencari di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qutilang.wordpress.com&blog=1822258&post=105&subd=qutilang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kemarin dapat undangan sembayangan di rumah tetangga satu kompleks. Walau tidak terlalu dekat kami merencanakan untuk jalan kaki saja,  apalagi si sulungq mau ikut karena di rumah temannya. Pukul 6 sore aq minta tolong ka2ng untuk ngantar aq beli air gallon di toko langganan, sayangnya di sana stock gallon habis, terpaksa kami keliling dulu mencari di pasar, padahal sembayangan dimulai pukul 7 malam. Untungnya dapat air dan kami segera pulang. Sewaktu di jalan aq sempat bilang sama ka2ngq “nanti bawa payung tidak ya siapa tahu hujan”  ka2ngpun menjawab “dengarkan suara hati”, tapi karena sambil naik motor dan berhelm jawaban itu tak jelas kudengar. Karena dilangit  tampak bintang-bintang dan juga bulan sehingga muncul pikiranq hujan tidak akan turun seperti beberapa hari terakhir ini.<span id="more-105"></span></p>
<p>Sampai di rumah dengan cepat kami bersiap dan berangkat sembayangan, bertiga dengan si sulung dan pikiran tentang payungpun terlupakan. Dengan tenangnya kami berjalan menuju t4 sembayangan, kira-kira 100 meter dari t4 sembayangan terdengar plethok-plethok dari atap rumah-rumah  di kiri-kanan jalan yang kami lewati. Rupanya hujan datang, kami berusaha lari supaya cepat sampai t4 tujuan. Namun hujan tidak mau menunggu kami dengan derasnya ia tumpahkan air, sehingga kami basah kuyup. Untungnya kami tidak telat sampai di t-4 sembayangan, walaupun harus berbasah-basah ria. Dengan tissue kami lap muka dan baju untuk mengurangi dingin.</p>
<p>Ka2ngq bilang ” itu kalo tidak mau dengarkan suara hati” bener juga ya tadi sudah ada yang berbisik supaya bawa payung, namun karena lihat langit yang berbintang, bisikan itu aq abaikan dan berlalu begitu saja. Dan yang didapat adalah basah, kedinginan dan penyesalan.</p>
<p>Sewaktu aq ceritakan dengan temanku rupanya ia juga sering mengalami hal-hal seperti itu. Sebelum terjadi sesuatu seolah-olah sudah ada bisikan (sinyal) , kalo nanti hal itu akan terjadi, namun seringkali kita tidak tanggap sehingga bisikan itu diabaikan begitu saja. Pernah temanku waktu ulang tahun diganguin teman2 yang lain, ia didatangi diruangannya dan di suruh menghadap pimpinan saat itu juga. Ia sempat mendengar bisikan hatinya ” jangan2 saya mau digangguin karena kemarin hari ultah saya”.  Namun bisikan itu tidak ia hiraukan. Ia pergi ke pimpinan dan terjadilah seperti bisikan tadi. Ia di gangguin abis2an, menyesallah ia kenapa bisikan itu diabaikan.</p>
<p>Saya juga  punya pengalaman mendengarkan dan melakukan apa yang dibisikan hati. Dan yang kami dapatkan bukan penyesalan tapi rasa senang, gembira, bahagia.  Waktu itu di t4 kami ada semacam pasar malam, hiburan rakyat yang datangx ½ tahun sekali. Banyak stand permainan anak-anak ada komedi putar, ombak banyu, tong edan dll, malam itu aq dengan ka2ng pergi ke pasar malam untuk menjemput si bungsu yang pergi dengan teman2x sekaligus jalan-jalan, refresing. Di sana kami bertemu bapak yang kebetulan sudah kami kenal dengan baik. Setelah salaman dan cerita2 kalo kami mencari si bungsu, aq tanya mana anaknya, ia tunjuk anaknya yang sedang berjongkok di lapangan ” itu,  ia masih mau naik permainan tapi uang sakunya sudah habis untuk jajan” dalam hatiku berbisik ”belikanlah karcis kepada anak itu, kasihan ia pasti ingin sekali naik permainan itu”. ka2ngq yang masih cerita2, aq bisiki kalo aq kasih uang anak bapak itu utk beli karcis, kira-kira bapak itu tersinggung tidak, ka2ngq bilang kasih saja. Anak itu saya dekati dan saya kasih uang untuk beli karcis, betapa gembiranya anak itu, ia berlari – lari menuju bapaknya,  Bapak itu kaget dan terlihat senang sekali, sambil mengucapkan terimakasih. Kemudian kami jalan lagi untuk mencari si bungsu dan bapak itu membelikan karcis anaknya. Setelah kami mutar-mutar dan sampai tempat anak itu, terlihat ia sedang antri mau komedi putar sambil memegang karcis ditangannya, tampak senang sekali. Sambil berpegang ke tangan2 ka2ng ku bisiki ia  ”pasti anak itu senang sekali bisa naik permainan yang dia impikan”. Ka2ngq bilang ” iya untunglah kita, bisa membantunya dengan uang yang  tak seberapa jumlahnya”. Yang kami rasakan saat itu , kami sangat senang melihat anak itu ceria kembali.</p>
<p>Karena kami belum menemukan si bungsu, kami mutari lapangan sekali lagi tapi si bungsupun belum juga terlihat batang hidungnya dan akhirnya kami memutuskan untuk pulang, mungkin si bungsu sudah pulang duluan. Sewaktu mau pulang dalam hatiku berbisik ”lewat jalan keluar sebelah kiri saja” ku bilang ka2ng lewat jalan keluar sebelah kiri ya, dan ka2ngqpun nurut saja sambil memutar motor dan benar kutemukan si bungsu dengan teman2nya sedang duduk2 dipinggir jalan menunggu ojek mau pulang. Legalah hati kami, akhirnya bisa menemukan si bungsu juga. Rupanya bisikan hati itu tidak salah. Setelah mendapatkan ojek untuk temanx si bungsu kamipun pulang bersama-sama.</p>
<p>Menurut aq, suara-suara bisikan hati selalu ada sebelum kita melakukan sesuatu, hanya kita tidak mau mendengarnya. Apakah karena lirihnya bisikan hati atau  apakah karena telinga kita yang kurang peka, membuat kita tidak dengar akan bisikan yang ada. Apalagi kalau sudah muncul ambisi, iri dan benci pastilah kita menjadi tuli. Jadi Biarkan Hati Kita Berbisik, dan Jangan Sampai Hati Kita  Bersisik. (emangnya ikan ?!)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qutilang.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qutilang.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qutilang.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qutilang.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qutilang.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qutilang.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qutilang.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qutilang.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qutilang.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qutilang.wordpress.com/105/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qutilang.wordpress.com&blog=1822258&post=105&subd=qutilang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qutilang.wordpress.com/2009/05/14/biarkan-hati-berbisik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3547bfa56e11c37618046fad0b9cdc3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qutilang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>5,5</title>
		<link>http://qutilang.wordpress.com/2009/04/06/55/</link>
		<comments>http://qutilang.wordpress.com/2009/04/06/55/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 08:21:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qutilang</dc:creator>
				<category><![CDATA[gado-gado]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qutilang.wordpress.com/?p=102</guid>
		<description><![CDATA[Ngeri
Mengerikan
Serem
Biasa-biasa saja
Tinggi
Tinggi sekali
Merinding
Stress
Takut
Deg-degan
Ini adalah perasaan beberapa siswa kelas 3 smp yang akan menempuh UN 2009 beberapa hari lagi.
Teruslah berjuang anakq, jangan takut dan ragu, kalian punya potensi diri yang sangat melimpah, jangan buang percuma waktu yang masih ada, gunakan sebaik mungkin untuk mempersiapkan diri. Jangan lupa  memohon kepada-Nya. Yakinlah kalian pasti bisa.
    [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qutilang.wordpress.com&blog=1822258&post=102&subd=qutilang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ngeri</p>
<p>Mengerikan</p>
<p>Serem</p>
<p>Biasa-biasa saja</p>
<p>Tinggi</p>
<p>Tinggi sekali</p>
<p>Merinding</p>
<p>Stress</p>
<p>Takut</p>
<p>Deg-degan</p>
<p>Ini adalah perasaan beberapa siswa kelas 3 smp yang akan menempuh UN 2009 beberapa hari lagi.</p>
<p>Teruslah berjuang anakq, jangan takut dan ragu, kalian punya potensi diri yang sangat melimpah, jangan buang percuma waktu yang masih ada, gunakan sebaik mungkin untuk mempersiapkan diri. Jangan lupa  memohon kepada-Nya. Yakinlah kalian pasti bisa.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qutilang.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qutilang.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qutilang.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qutilang.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qutilang.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qutilang.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qutilang.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qutilang.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qutilang.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qutilang.wordpress.com/102/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qutilang.wordpress.com&blog=1822258&post=102&subd=qutilang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qutilang.wordpress.com/2009/04/06/55/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3547bfa56e11c37618046fad0b9cdc3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qutilang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hp &amp; Sms</title>
		<link>http://qutilang.wordpress.com/2009/02/09/hp-sms/</link>
		<comments>http://qutilang.wordpress.com/2009/02/09/hp-sms/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 05:45:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qutilang</dc:creator>
				<category><![CDATA[gado-gado]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qutilang.wordpress.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[Hp &#38; sms 
Hand phone sudah merupakan barang yang hampir setiap orang miliki. Benda ini banyak memberikan manfaat positif bagi yang menggunakan tapi juga ada negatifnya. Begitu cepatnya informasi yang diterima lewat sms terkadang membuat kita ingin secepat itu menjawabnya atau menginformasikan ke yang lain lagi tanpa melihat sikon. 
Beberapa hari lalu sewaktu aq pulang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qutilang.wordpress.com&blog=1822258&post=100&subd=qutilang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Hp &amp; sms </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Hand phone sudah merupakan barang yang hampir setiap orang miliki. Benda ini banyak memberikan manfaat positif bagi yang menggunakan tapi juga ada negatifnya. Begitu cepatnya informasi yang diterima lewat sms terkadang membuat kita ingin secepat itu menjawabnya atau menginformasikan ke yang lain lagi tanpa melihat sikon. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Beberapa hari lalu sewaktu aq pulang dari kerja aq melihat dan juga berpapasan dengan orang yang menurut aq enggak srek cara melakukan sms. Yang pertama ketemu seorang cewek (ibu) yang sedang mengendarai motor sambil melakukan sms, satu tangan pegang stang motor dan satunya lagi beraksi dengan hpnya. Yang kedua seorang bapak mengendarai mobil yang bagus dan melakukan hal yang sama, sms sambil stir mobil! Apakah mereka tidak bisa menunda sms itu setelah sampai tujuan, atau berhenti dulu minggir dan melakukan sms?!</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ada beberapa hal yang terlintas di pikiranqu tentang itu orang :</span></span></span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">pamer Hp. </span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">menunjukkan kebolehannya stir sambil sms.</span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">dapat sim sanpa jalur resmi.</span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">harus memberikan informasi yang sangat-sangat penting.</span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">tidak bisa memikirkan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan yang lain.</span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">buat sms rahasia.</span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">orang yang tidak sabaran</span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">sangat menghargai waktu</span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">&#8230;..</span></span></span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ayo siapa yang mau nambahi silahkan. </span></span></span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qutilang.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qutilang.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qutilang.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qutilang.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qutilang.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qutilang.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qutilang.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qutilang.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qutilang.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qutilang.wordpress.com/100/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qutilang.wordpress.com&blog=1822258&post=100&subd=qutilang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qutilang.wordpress.com/2009/02/09/hp-sms/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3547bfa56e11c37618046fad0b9cdc3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qutilang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pertama dan Terakhir</title>
		<link>http://qutilang.wordpress.com/2009/02/06/pertama-dan-terakhir/</link>
		<comments>http://qutilang.wordpress.com/2009/02/06/pertama-dan-terakhir/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 01:50:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qutilang</dc:creator>
				<category><![CDATA[keluargaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qutilang.wordpress.com/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[Masih terasa bahagianya Natal kemarin, gimana kami sekeluarga besar bisa berkumpul semua di rumah kakung (sebutan kesayangan untuk eyang / simbah / kakek, untuk ayahku) di kampung. Semua anak, menantu dan cucu bisa bertemu di suasana Natal. Ini yang pertama kali kami bisa berkumpul lengkap setelah tahun 2002, tapi kali ini istimewa banget karena kami 7 bersaudara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qutilang.wordpress.com&blog=1822258&post=97&subd=qutilang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Masih terasa bahagianya Natal kemarin, gimana kami sekeluarga besar bisa berkumpul semua di rumah kakung (sebutan kesayangan untuk eyang / simbah / kakek, untuk ayahku) di kampung. Semua anak, menantu dan cucu bisa bertemu di suasana Natal. Ini yang pertama kali kami bisa berkumpul lengkap setelah tahun 2002, tapi kali ini istimewa banget karena kami 7 bersaudara telah menikah. Biasanya ada 1 atau 2 orang yang gak bisa hadir terutama aq yang paling jauh jika ada acara keluarga jarang bisa datang. <span id="more-97"></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Dalam keadaan sakit, sambil duduk di kursi roda wajah kakung memancarkan sinar bahagia yang luar biasa melihat anak, cucu berkumpul. Cucu-cucu yang saling bersenda gurau, bekejar-kejaranan dll. Suatu obat yang jarang bisa didapatkan. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Setelah acara kumpul-kumpul itu, satu-persatu dari kami pulang ke rumah masing-masing, tersisa kakak yang rumahnya di sebelah rumah kakung dan <span> </span>aq beserta keluargaku yang gak mungkin pulang saat karena jauh.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Tiap malam terdengar batuk2 kakung yang sakit, rasanya hati ini gak tega untuk mendengar dan melihat. Biasanya setelah aq elus2 punggungnya kembali kakung tertidur nyenyak. Tiap pagi dengan sabar ibuku memandikan kakung, menyuapin dan juga mendorong kursi roda untuk jalan-jalan melihat sawah. Suatu contoh bakti, dan juga cintakasih seorang istri kepada suami. Ibu terimakasih telah dengan setia merawat kakung, mudah-mudahan aq bisa meneladanimu untuk selalu menjaga keluargaku dalam suka dan duka. Tiap pagi aq sempatkan diri untuk menemani kakung berlatih membaca koran ( latihan bicara, setelah terkena stroke susah untuk bicara). </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:&quot;">Tak terasa 2 minggu sudah kami cuti di kampung dan tiba saatnya untuk kembali ke tempat kami mencari makan. </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Malam hari itu sebelum kami packing barang, kakung <span> </span>minta bangun dari tempat tidur dan duduk di kursi roda. Setelah duduk dikursi roda dengan suara yang benar-benar jelas vokalnya minta ” ngadeg” (berdiri) dan kakung berjalan sambil di rangkul kakangku dari depan. Kami semua sangat gembira ternyata ada kemajuan yang sangat pesat dari kakung, sudah mulai bisa berjalan dan juga bicaranya bisa jelas. Kami tepuk tangan setiap kali kakung melangkah. Kelihatan sekali kakung senang dan berseri-seri wajahnya. Sewaktu kami menata barang, kakung juga nungguin sambil duduk di kursi roda, sampai-sampai tertidur. Seolah-olah kakung memastikan bahwa tidak ada barang yang tertinggal karena kami jauh dan menunjukkan kalo kakung <span> </span>akan sehat kembali. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Seminggu setelah kami mulai bekerja lagi, tiba-tiba ibuku telpon kalo kakung sakitnya agak lain dari biasanya. </span><span style="font-family:&quot;">Dan saat itu juga dibawa ke dokter yang merawatnya. Anehnya dokter tidak menyarankan kakung <span> </span>untuk di opname, tapi dibawa pulang ke rumah saja. Selama tiga hari berturut-turut kakung di bawa ke dokter itu untuk dipantau perkembanganx, dokter juga meminjami tabung oksigen sebelum kami membeli. </span><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Tiap hari juga kami selalu memberi kabar tentang perkembangan kakung. Sejak itu perasaanku seperti lain, selalu gelisah.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Tanggal 15 Januari sore, tiba-tiba aq dapat sms<span>  </span>dari kakakku yang mengatakan ”kami dalam perjalanan ke rumah sakit panti rapih jogja, bapak ngedrop”. Hati ini jadi nggak enak, semakin gelisah. Sampai dirumah ku telpon kakak bagaimana kondisi kakung, katanya masih di UDG dan baru dicarikan kamar dapat kelas 2 dan nanti kalo ada kelas 1 yang kosong kita pindahkan. Hatiku agak lega, berarti kakung <span> </span>sakitnya seperti biasanya, kakung sering keluar masuk rumah sakit. Tiba-tiba ada telpon dari nomor yang belum ada di handponku tapi dari jogja masuk, dan setiap kali diangkat putus. Hatiku semakin gak karu2an. Ku telpon kakak pertamaku dan mengatakan kalo </span><span style="font-family:&quot;">kakung</span><span style="font-family:&quot;"> <span lang="SV">masih dui UGD dan kritis, kalo bisa kamu pulang. Tanpa pikir panjang, tanpa mandi, tanpa ganti baju, hanya sikat gigi dan ambil tas yang diisi 1 baju, aq diantar kakang ke terminal bis untuk pulang ke kampung dan untung masih dapat satu seat walo paling belakang.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:&quot;" lang="SV"><span style="font-size:small;">Kira-kira 20 menit setelah bis malaju aq mendapat kabar dari kakak kalo kakung <span> </span>telah dipanggil Tuhan. Air mata saja yang bisa keluar dan mengalir deras dipipi. <span> </span>Sedih banget………</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:&quot;" lang="SV">Ternyata Natal 2008<span>  </span>merupakan Natal pertama kami <span> </span>bersama dengan keluarga besar sekaligus Natal terakhir dengan kakung. Kakung terimakasih atas segala yang telah kau berikan kepadaku, dan mohon maaf atas segala kesalahanku. Tuhan maafkanlah segala dosa-dosa kakung, berikanlah kakung tempat yang tentram dan damai di rumahMu. </span><span style="font-family:Tahoma;" lang="SV"><span> </span></span></span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qutilang.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qutilang.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qutilang.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qutilang.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qutilang.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qutilang.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qutilang.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qutilang.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qutilang.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qutilang.wordpress.com/97/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qutilang.wordpress.com&blog=1822258&post=97&subd=qutilang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qutilang.wordpress.com/2009/02/06/pertama-dan-terakhir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3547bfa56e11c37618046fad0b9cdc3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qutilang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penjual Aneh</title>
		<link>http://qutilang.wordpress.com/2008/11/19/penjual-aneh/</link>
		<comments>http://qutilang.wordpress.com/2008/11/19/penjual-aneh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 02:44:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qutilang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tidak terkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qutilang.wordpress.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[Semenjak bulan puasa lalu, ada 2 macam barang yang susah ditemukan (langka) didaerah kami. Yang pertama yaitu teh seduh dengan merk xxxxx, hampir semua toko dan kios dipasar kami sapu rata, tapi kami belum menemukan barang tersebut, gak tahu menghilang kemana tuh barang. Sebagai orang yang dilahirkan di jawa dari orang jawa, teh manis merupakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qutilang.wordpress.com&blog=1822258&post=95&subd=qutilang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Semenjak bulan puasa lalu, ada 2 macam barang yang susah ditemukan (langka) didaerah kami. Yang pertama yaitu teh seduh dengan merk xxxxx, hampir semua toko dan kios dipasar kami sapu rata, tapi kami belum menemukan barang tersebut, gak tahu menghilang kemana tuh barang. <span id="more-95"></span>Sebagai orang yang dilahirkan di jawa dari orang jawa, teh manis merupakan minuman pembuka di pagi hari sebelum kami beraktivitas yang lain. Dan yang membuat pusing kami itu kami merasa belum pas kalo tehnya bukan teh seduh. Pada awalnya aq merasa sakit kepala kalo belum minum teh dan bisa sembuh setelah minum teh, tapi kini kami sudah bisa beralih ke teh celup, walo rasa masih belum pas betul di lidah. Sekarang kami lagi nunggu kiriman teh seduh dari kakak di Jawa, walau kemungkinan ongkos kirimnya lebih mahal dari harga barang , apa boleh buat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kembali ke barang langka, barang yang kedua yaitu air galon dengan merk xxxx, sama dengan teh kami muter2 cari di toko2 jarang dapat. Akhirnya beralih ke air botol atau air gelas kemasan dengan merk tersebut, dengan resiko lebih mahal. Kalo ada toko yang air galonnya datang langsung di serbu pembeli dan habislah dalam waktu 1 – 2<span>  </span>hari, padahal yang datang biasa 250 galon. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Masih dalam rangka berburu air galon merk xxxx, kemarin malam ada kejadian yang aneh pada toko langganan kami. Sewaktu pulang kerja kami melihat ada 3 galon kosong di depan toko tersebut <span> </span>kemudian kami mampir dan tanya sudah ada galon belum dijawab belum lalu kami pulang. Malam hari kami ke pasar beli sesuatu dan bertemu teman yang membawa air galon, ka2ng tanya dimana belinya, dijawab ditoko langganan kami.<span>  </span>Lho tadi sore bilang kosong kok sekarang ada, mungkin datang sejam yang lalu kata ka2ngq. Ok.lah kami meluncur ke toko tersebut dan anehnya penjual bilang tidak ada galon. Aq bilang ke penjual barusan ketemu teman beli gallon disini, masa gak ada. Ibu penjual bilang itu gallon persediaan pribadinya karena teman butuh banget. <span lang="SV">Aq ngotot juga kalo aq juga butuh banget untuk minum anakq. </span>Ibu tetep bertahan kalo gak ada galon. Ya sudahlah apa boleh buat , kami udah nyerah. Sewaktu mau pulang,<span>  </span>di depan toko itu mas penjual ngambilin 1 galon dan diberikan ke ka2ng yang nunggu di motor. Lho ada to mas, kataku heran. Jangan bilang2 teman ya, nanti dimarahi mamaknya (ibu penjual) kata mas penjual. Kamipun belum boleh bayar tuh galon dan menukar galon kosong, katanya besok saja supaya tidak ditahu ibu penjual. Aneh sama2 yang punya toko kok gak kompak, biasanya itu sebuah toko senang kalo barangnya terjual laris, lha ini jelas2 ada barangnya kok jualnya sembunyi2, seperti tidak ada barang. Kata ka2ngq, <span> </span>jual barang halal kok diam2. Tapi syukurlah kami akhirnya dapat air. Segaaar. </span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qutilang.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qutilang.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qutilang.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qutilang.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qutilang.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qutilang.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qutilang.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qutilang.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qutilang.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qutilang.wordpress.com/95/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qutilang.wordpress.com&blog=1822258&post=95&subd=qutilang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qutilang.wordpress.com/2008/11/19/penjual-aneh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3547bfa56e11c37618046fad0b9cdc3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qutilang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ngamen di Pesawat</title>
		<link>http://qutilang.wordpress.com/2008/11/12/ngamen-di-pesawat/</link>
		<comments>http://qutilang.wordpress.com/2008/11/12/ngamen-di-pesawat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 04:48:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qutilang</dc:creator>
				<category><![CDATA[keluargaku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qutilang.wordpress.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Pengamen di perempatan jalan, di sekitar lampu lalin, atau di dalam bis angkutan umum merupakan hal biasa yang sering kita jumpai. Begitu pula pengamen dari rumah-kerumah.
Tapi kalo ngamen di pesawat pernahkah kita jumpai?
Peristiwa ini terjadi tahun’ 95, saat kakak iparku dan ibu mertua datang ke tempatku untuk menengok cucu pertamanya.  Karena harus menyeberangi lautan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qutilang.wordpress.com&blog=1822258&post=92&subd=qutilang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pengamen di perempatan jalan, di sekitar lampu lalin, atau di dalam bis angkutan umum merupakan hal biasa yang sering kita jumpai. Begitu pula pengamen dari rumah-kerumah.<br />
Tapi kalo ngamen di pesawat pernahkah kita jumpai?<br />
Peristiwa ini terjadi tahun’ 95, saat kakak iparku dan ibu mertua datang ke tempatku untuk menengok cucu pertamanya.  Karena harus menyeberangi lautan maka supaya cepat kami minta untuk naik pesawat saja. Sebelum berangkat ka2ngku pesan untuk dibawakan gitar ciliknya (okulele). Kenapa mesti dibawa? gitar ini 100% buatan ka2ng sendiri waktu masih mahasiswa, jadi punya history yang sangat berharga. Mungkin dulu modal untuk ngamen ya? Hehehe. Tapi emang bener waktu dulu ka2ngq ikut gabung dengan grup kroncong yang sering dipanggil untuk tampil pada acara hajatan suatu keluarga, lumayanlah mahasiswa dapat makan gratis. Hehehe. Ka2ngq pernah juga buatkan gitar untuk temanx sewaktu masih kuliah di jogja.<br />
Kembali ke okulele tadi, mungkin karena gak tahu ato gak punya tas tempat gitar maka gitar kecil itu ditenteng aja sewaktu naik pesawat, toh kecil barangnya.<br />
Kami kan dari desa, penampilan yang menggunakan kain – kebaya, serta kepolosan dan keluguan mereka, rupanya membuat penumpang lain menaruh perhatian lebih. Mungkin mereka bertanya2 mau ngamen kok naik pesawat?! Walau dari desa dan baru pertama naik pesawat ibu n kakakku pede aja, (cuekmode on).  Mungkin karena penasarannya yang sudah gak tertahan, sewaktu turun dari pesawat dan nunggu bagasi, ada penumpang yang bilang, “ Bu mbok dicobi gitaripun setunggal tembang mawon ” maksudnya disuruh memainkan tu gitar dan menyanyi satu lagu saja. Mungkin dilihat pasangan pengamen serasi, yang satu menyanyi satunya main gitar. Waduh kakak n ibu jadi bingung, dan kakak berpikir kalo mereka dikira pengamen. Akhirnya mereka jelaskan kalo mereka itu gak bisa main gitar n nyanyi,  hanya membawakan gitar kecil untuk kami. Terimakasih Ibu n Kakak, betapa besar kasih sayang kalian terhadap kami.<br />
Kira-kira kalo mereka mengamen di pesawat atau bandara apa yang terjadi ya?</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qutilang.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qutilang.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qutilang.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qutilang.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qutilang.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qutilang.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qutilang.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qutilang.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qutilang.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qutilang.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qutilang.wordpress.com&blog=1822258&post=92&subd=qutilang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qutilang.wordpress.com/2008/11/12/ngamen-di-pesawat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3547bfa56e11c37618046fad0b9cdc3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qutilang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surat Cinta</title>
		<link>http://qutilang.wordpress.com/2008/10/09/surat-cinta-2/</link>
		<comments>http://qutilang.wordpress.com/2008/10/09/surat-cinta-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Oct 2008 01:53:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qutilang</dc:creator>
				<category><![CDATA[gado-gado]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qutilang.wordpress.com/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[

Setelah berbenah rumah setelah pindahan, berbenah juga di rumah kedua (kelas) dan aq menemukan sebuah surat cinta. Surat cinta dari salah satu anak kami,  pastilah kita senang. Surat pamit untuk melanjutkan studi nun jauh di seberang, untuk mempersiapkan diri menuju masa depan. Walau hanya  selembar kertas, nmun penuh dengan kata-kata yang bisa membuat kami lega, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qutilang.wordpress.com&blog=1822258&post=84&subd=qutilang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div></div>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Setelah berbenah rumah setelah pindahan, berbenah juga di rumah kedua (kelas) dan aq menemukan sebuah surat cinta. Surat cinta dari salah satu anak kami, <span> </span>pastilah kita senang. Surat pamit untuk melanjutkan studi nun jauh di seberang, untuk mempersiapkan diri menuju masa depan. Walau hanya <span> </span>selembar kertas, nmun penuh dengan kata-kata yang bisa membuat kami lega, bahagia, menyejukkan hati kami para orang tuanya. Terungkap betapa rasa sayangnya, rasa hormatnya, terhadap kami. Untuk teman-temanku yang belum sempat membaca inilah surat cinta itu. </span></p>
<p> </p>
<p></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><a href="http://qutilang.files.wordpress.com/2008/10/surat-cinta.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-88" style="border:black 2px solid;" title="surat-cinta" src="http://qutilang.files.wordpress.com/2008/10/surat-cinta.jpg?w=224&#038;h=300" alt="" width="224" height="300" /></a></span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qutilang.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qutilang.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qutilang.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qutilang.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qutilang.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qutilang.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qutilang.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qutilang.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qutilang.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qutilang.wordpress.com/84/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qutilang.wordpress.com&blog=1822258&post=84&subd=qutilang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qutilang.wordpress.com/2008/10/09/surat-cinta-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3547bfa56e11c37618046fad0b9cdc3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qutilang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://qutilang.files.wordpress.com/2008/10/surat-cinta.jpg?w=224" medium="image">
			<media:title type="html">surat-cinta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bebek Adus Kali</title>
		<link>http://qutilang.wordpress.com/2008/10/08/bebek-adus-kali/</link>
		<comments>http://qutilang.wordpress.com/2008/10/08/bebek-adus-kali/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 06:15:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qutilang</dc:creator>
				<category><![CDATA[gado-gado]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qutilang.wordpress.com/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[Waktu jalan-jalan ke air terjun  Mata Buntu, dijalan aq ngliat bebek adus kali ee blumbang ( kolam), ya &#8230; jepret aja. Jadi ingat waktu kecil kalo aq malas mandi, ibuku selalu menyanyikan lagu “bebek adus kali” kira2 syairnya gini,
 
Bebek adus kali
Kosokan sabun wangi
Bapak mundut roti
Aku diparingi
 
 


Oya untuk teman2  yang belum tahu kosa katanya, adus = [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qutilang.wordpress.com&blog=1822258&post=78&subd=qutilang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:left;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Waktu jalan-jalan ke air terjun<span>  </span>Mata Buntu, dijalan aq ngliat bebek adus kali ee blumbang ( kolam), ya &#8230; jepret aja. Jadi ingat waktu kecil kalo aq malas mandi, ibuku selalu menyanyikan lagu “bebek adus kali” kira2 syairnya gini,</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="padding-left:90px;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Bebek adus kali</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="padding-left:90px;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Kosokan sabun wangi</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="padding-left:90px;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Bapak mundut roti</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="padding-left:90px;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Aku diparingi</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="padding-left:90px;margin:0 0 0 72pt;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 72pt;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><a href="http://qutilang.files.wordpress.com/2008/10/bebek-adus-blumbang.jpg"><img class="size-medium wp-image-80 aligncenter" style="border:black 2px solid;" title="bebekadusblumbang" src="http://qutilang.files.wordpress.com/2008/10/bebek-adus-blumbang.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" width="300" height="224" /></a></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Oya untuk teman2<span>  </span>yang belum tahu kosa katanya, adus = mandi , kali = sungai, mundut = beli, diparingi = diberi. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Ini foto Matabuntu yang indah. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="padding-left:120px;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><a href="http://qutilang.files.wordpress.com/2008/10/mata-buntu.jpg"><img class="size-medium wp-image-79 aligncenter" style="border:black 2px solid;" title="matabuntu" src="http://qutilang.files.wordpress.com/2008/10/mata-buntu.jpg?w=224&#038;h=300" alt="" width="224" height="300" /></a></span></span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qutilang.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qutilang.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qutilang.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qutilang.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qutilang.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qutilang.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qutilang.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qutilang.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qutilang.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qutilang.wordpress.com/78/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qutilang.wordpress.com&blog=1822258&post=78&subd=qutilang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qutilang.wordpress.com/2008/10/08/bebek-adus-kali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3547bfa56e11c37618046fad0b9cdc3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qutilang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://qutilang.files.wordpress.com/2008/10/bebek-adus-blumbang.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">bebekadusblumbang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://qutilang.files.wordpress.com/2008/10/mata-buntu.jpg?w=224" medium="image">
			<media:title type="html">matabuntu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Buka Samping</title>
		<link>http://qutilang.wordpress.com/2008/10/07/buka-samping/</link>
		<comments>http://qutilang.wordpress.com/2008/10/07/buka-samping/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 07:31:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qutilang</dc:creator>
				<category><![CDATA[foto jepretanqu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qutilang.wordpress.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[Membuka biasanya dari depan , belakang, atau atas. Tapi khusus yang ini mbukanya dari samping
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qutilang.wordpress.com&blog=1822258&post=74&subd=qutilang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:left;">Membuka biasanya dari depan , belakang, atau atas. Tapi khusus yang ini mbukanya dari samping</p>
<div id="attachment_76" class="wp-caption aligncenter" style="width: 458px"><a href="http://qutilang.files.wordpress.com/2008/10/buka-samping1.jpg"><img class="size-full wp-image-76 " style="border:black 2px solid;" title="buka-samping1" src="http://qutilang.files.wordpress.com/2008/10/buka-samping1.jpg?w=448&#038;h=336" alt="buka samping" width="448" height="336" /></a><p class="wp-caption-text">buka samping</p></div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qutilang.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qutilang.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qutilang.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qutilang.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qutilang.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qutilang.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qutilang.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qutilang.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qutilang.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qutilang.wordpress.com/74/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qutilang.wordpress.com&blog=1822258&post=74&subd=qutilang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qutilang.wordpress.com/2008/10/07/buka-samping/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b3547bfa56e11c37618046fad0b9cdc3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qutilang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://qutilang.files.wordpress.com/2008/10/buka-samping1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">buka-samping1</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>