Oleh: qutilang | Juni 17, 2008

BAYI JATUH DI BIS

Musim liburan sekolah sudah datang, sebagai perantau biasanya kesempatan ini kami gunakan untuk menengok orang tua dan saudara yang di kampung. Mbayangin dulu suasana kampungq ya……… segar, alami, tenang, banyak buah-buahan, sawah yang hijau bagai permadani, gemericik air sungai yang jernih dan nyess. Rasanya pingin pulkam deh, kangen… walau ditempatku sekarang juga banyak pohon2, ada danau yang indah, tapi keterikatan dengan kampung kelahiran tetap tidak hilang.  

Namun untuk kali ini kami tidak bisa pulkam karena kami punya proyek tersendiri. Ka2ngq dan anak sulungq berpatner menyiapkan diri untuk mengikuti lomba yang diselenggarakan oleh kementrian ristek, doain yang teman-teman mudah-mudahan mereka bisa meraih juara. Ka2ngq sedang membimbing anaknya untuk menjadi eksperimenter (bonek), seperti dirinya dan kebetulan mereka punya irama yang sama.  Selain itu kami juga menyiapkan diri untuk pindahan dari rumah dinas ke rumah pribadi yang harus dikredit. Packing barang ternyata cukup memusingkan, padahal barang-barang rumah tangga kami hanya sedikit sesuai kebutuhan saja, kecuali barang-barang bengkelnya ka2ngq yang cukup lumayan banyak pernak-perniknya untuk keperluan bereksperimen.

Kembali ke soal pulkam, aq jadi ingat kejadian tahun lalu,  sewaktu kami naik bis, (o, ya kami itu kalo mau pulkam harus naik bis dulu semalam lalu ganti pesawat atau kapal laut) kira-kira jam 12 malam, dimana semua penumpang tidur, atau tidur-tidur ayamlah tiba-tiba terdengar suara gedebuk seperti benda jatuh tepat disamping tempat dudukq, jenggirat aq dan penumpang lain bangun, apa yang jatuh? Betapa kagetnya kami setelah terdengar suara bayi yang menangis, ternyata bapak yang duduk di kursi belakangq tertidur, sehingga anaknya yang tidur dipangkuannya terlepas. Sewaktu aq mau angkat anak itu,  bapaknya sudah duluan mengambilnya, lalu menyerahkan ke istrinya yang duduk disampingnya. Kemudian anak itu didekap sambil diberi ASI oleh ibunya dan tidak terdengar suara tangis lagi. Seolah tidak ada kejadian apa2, pada anak itu, dan aq yakin itu karena dekapan ibu yang mengalirkan kasih. Kasih ibu menghilangkan rasa sakit, mengalirkan kekuatan yang luar biasa untuk anaknya. Jadi ingat ibuq yang dikampung deh.  

Mudah-mudahan pengalaman jatuhnya anak ini tidak terulang kepada teman-teman semua.


Responses

  1. ya ampun… untung aja bayinya gak apa-apa…

  2. waduh… kesian sklae tu bayix… ehh, met pindahan y bu… *nantilah kite jalan2 k sana…. he5x…

  3. >> itik kecil
    iya kayaknya sih gak apa-apa.

    >> pank
    kami juga kaget sewaktu dengar bayi nangis, kasihan banget. kami seneng kalo mau datang ke rumah, kami tunggu ya….

  4. Bapaknya ngantuk x yaa,..kampungnya di mana sii? koq terbaca jauuuhh sekalai…
    Pindah kemana mbak’? jangan jauh-2.yaa
    n ga pindah “rumah mayakan??”

  5. >> emma
    iya mbak bapaknya ketiduran.
    pindah rumah beneran kok mbak dari rumah dinas ke rumah kreditan, sementara packing2 nih dan gak jauh kok dari rumah lama sekitar 1 km.

  6. Banyak juga proyeknya tahun ini ya Bu. Mudah2an semua bisa selesai dengan baik sesuai jadwal.
    Ternyata peristiwa bayi jatuh di bis itu sudah setahun yg lalu ya. Pasti sekarang bayi itu sudah lupa kalau dia pernah jatuh di bis. Sementara yg njenggirat sampai sekarang masih teringat terus. Hehe…

  7. Jatuh dari bis…syukurlah tak apa-apa…..
    Sudah lama nggak nengok kesini…semoga sehat selalu

  8. >>Faradina
    iya lumayan banyak rencana, mudah-mudahan lancar.
    setiap kali masa cuti atau mau naik bis terbayang lagi, mudah2an gak ada kejadian seperti itu lagi.

    >> edratna
    iya bu, kami sehat semua. makasih telah berkunjung.

  9. waduh… kok bisa2nya yakk..

  10. >> Indah Sitepu
    namanya juga ketiduran mbak.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: